Hati – Hati Bagi Para Pemudik Bahaya “Micro Sleep” Tertidur Sesaat Ketika Berkendara

0
illustrasi

www.infosumutnews.com – Musim lebaran segera tiba dan musim mudik atau pulang kampung pun akan di alami oleh sebagian besar orang Indonesi baik di dalam maupun di luar negeri. Pemudik biasanya adalah perantau yang tinggal di kota dan kembali ke kampung halaman tercinta untuk bertemu sanak saudara sambil berlebaran bersama.

Baca : inilah negara dengan durasi puasa terpendek dan terlama hingga 22 jam

Sebagian memang menggunakan angkutan  umum mulai dari bis, kereta Api bahkan pesawat, namun sebagian besar juga menggunakan kendaraan pribadi seperti motor dan mobil. Bagi pengendara mobil maupun motor pribadi sangat beresiko kecelakaan, pernahkah anda mengalami situasi di mana anda sedang berkendara tiba-tiba terlelap?

Hanya seketika. Hanya beberapa detik? Hal ini di sebut “Micro Sleep

MICROSLEEP adalah keadaan dimana badan ‘tidur’ sesaat. Segala input dari indera penglihatan dan pendengaran tidak dapat diproses otak. Durasi microsleep adalah antara 1 hingga 30 detik. Hal ini bisa terjadi walaupun mata masih terbuka. Seperti sebuah komputer, otak telah “shut down”.

Baca juga : tak perlu diet khusus agar langsing cukup dengan berpuasa saja

Saat melakukan perjalanan panjang seperti sekarang ini, cukup banyak pengemudi yang tidak merasakan kantuk karena adanya kenaikan jumlah hormon adrenalin yang signifikan, apalagi jika arus kendaraan cukup ramai sehingga membuat pengemudi merasa lebih tertantang untuk mengemudi dengan lebih cepat. Sayangnya, hal ini ternyata bisa membuat tubuh terlena dan tidak menyadari jika otak juga mengalami kelelahan. Padahal, perjalanan yang cukup panjang ini bisa membuat kita kurang tidur dan akhirnya menyebabkan sebagian sel otak mulai berhenti bekerja. Hal inilah yang akhirnya memicu datangnya microsleep saat berkendara.

Pada kecepatan 70km/jam, microsleep selama 3 detik menyebabkan kenderaan menyusur tanpa kendali sejauh 200 meter. Dalam jarak 200 meter, nyawa bisa melayang dalam sekejap mata. Bayangkan apa yang terjadi apabila kenderaan berada pada kecepatan 100 km/jam. Truk yang pada mulanya masih jauh jaraknya tiba tiba berada di depan mata.

Baca juga : polisi ini tuai pujian karena berbaik hati menyebrangkan kucing di jalan

Jadi, apa yang harus dilakukan?

  • BERHENTI.
  • PARKIR MOBIL DI TEMPAT YANG AMAN
  • TIDUR.

Tak perlu tidur lama. Lima menit cukup.

Ulang setiap kali anda mula berasa mengantuk. Berhenti beristirahat setiap dua jam untuk berkendara jarak jauh.

Untuk penumpang yg duduk disamping Pak Sopir,  jadilah co-driver yang baik.  Coba lakukan beberapa hal ini:

  1. Ajak pengendara berbincang, utk mengurangi rasa bosan.
  2. Perhatikan cara berkendara. Jika sudah mulai tidak ikut mengikut lajur, tegur Pak Sopir..
  3. Sekali sekali lihat instrumen di dashboard, Apakah berkendara terlalu cepat? Apakah ada lampu – lampu peringatan yang menyala? Jika ada, tegur.

baca : indahnya bah damanikpesona alam yang membuat kita ingin selalu berjebur

Berhati hati di jalan raya. Karena keluarga anda menunggu dengan harapan anda akan berkumpul tahun ini di kampung. Terlambat beberapa saat lebih baik daripada harus mengalami hal yang tidak di inginkan di jalan raya. (Ak)

TINGGALKAN KOMENTAR