Bupati : Mahasiswa IPB Diharapkan Menjadi Indikator Pembangunan SDM

0
Bupati Palas H. Ali Sutan Harahap (TSO) dan Wakil BupatI Palas drg.Ahmad Zarnawi Pasaribu serta Kadis Perikanan dan Peternakan Palas Ir. Abu Bakari diabadikan bersama 20 mahasiswa IPB yang melaksanakan KKN-Tematik di Kabupaten Palas

InfoSumutNews – PALAS, Bupati Palas H. Ali Sutan Harahap (TSO) berharap mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang melaksanakan KKN-Tematik di Kabupaten Padang Lawas dapat mendukung program pemerintah dalam pembangunan SDM dan mendorong kemajuan pertanian.

BACA JUGA : Pembangunan Rusunawa di Ponpes Sibuhuan Dipertanyakan

Menurut Bupati, mahasiswa peserta KKN Tematik IPB ini menjadi tolok ukur indikator di bidang pembangunan manusia dan pengembangan kemajuan pertanian dengan menunjukkan kemajuan yang sangat baik.

Kata Bupati, Kabupaten Palas yang letak geografisnya sangat strategis dan tersedianya sumber daya alam (SDA) yang potensial memberikan peluang yang besar dalam peningkatan produksi pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan untuk kesejahteraan petani serta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Kita meminta kepada mahasiswa peserta KKN Tematik agar dapat berperan besar dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat menuju hidup sehat melalui pangan asal nabati dan hewani,” pintanya, Selasa (24/7/2018).

Bupati menjelaskan, kegiatan KKN ini sangatlah penting. Sebab, KKN merupakan ajang bagi mahasiswa untuk menempa diri menjadi calon pemimpin masa depan, melatih kerjasama, melatih komunikasi serta mengimplementasikan gagasan dan ilmu yang telah dipelajari.

“Mahasiwa dapat mengambil peran sesuai bidangnya dan melakukan pengabdian masyarakat, sesuai salah satu Tridharma perguruan tinggi,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, TSO berpesan, mahasiswa peserta KKN Tematik dapat menjaga sikap dan santun saat berinteraksi dengan masyarakat.

“Buktikan bahwa IPB selalu memberikan yang terbaik untuk mensinergikan pengembangan dan pengelolaan program pemerintah, sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Palas,” katanya.

Selain itu, TSO juga menekankan pentingnya menerapkan budaya gotong royong di tengah masyarakat. Karena dengan membangun pengetahuan dan keterampilan masyarakat, pengelolaan potensi wilayah pengembangan pertanian dapat dilakukan secara bersama-sama ke arah orientasi pola pikir dan agribisnis.

TINGGALKAN KOMENTAR