Empat Pelaku Penggelapan Diamankan, 1 Dipelor Polisi

0

Infosumutnews.com, LABUHANBATU – Personel Opsnal Unit Reskrim Polsekta Kota Pinang mengamankan empat pelaku kasus penggelapan sepeda motor dan dijerat dengan Pasal 372 KUHPidana, Jumat (24/8/2018) sekira pukul 13.00.

Seorang pelaku utama berinisial RMA alis Rifin (31) terpaksa dihadiahi timah panas
setelah pelaku berusaha melakukan perlawanan kepada petugas saat diamankan dari SPBU
Jalan Labuhan, Kota Pinang.

BACA JUGA : Lima Unit Bangunan di Jalan Dr Mansyur Terbakar

Diamankannya keempat pelaku usai polisi menerima laporan dari masyarakat yang
tertuang dalam bukti Laporan Polisi Nomor: LP/147/VIII/2018/SU/RESCLBH/SEKTA kota
Pinang pada Selasa (14/8/2018) pukul 18.30 yang dilaporkan Khoirul Nashari
Sihombing, tentang Tindak Pidana Penggelapan.

“Jadi pada Selasa Selasa (14/8/2018) pukul 18.20, korban mendatangi Polsekta Kota
Pinang melaporkan sepeda motornya telah dipinjam oleh TSK RMA alias Rifin dengan
alasan meminjam sepeda motor korban sebentar. Namun pelaku tidak kunjung tiba
Sehingga korban melaporkan hal tersebut ke Polsekta Kota Pinang dan membuat laporan
pengaduan,” kata Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang melalui Kapolsekta,
Kompol SM Sitanggang, Sabtu (25/8/2018).

Terungkapnya kasus ini, sebut Kapolsek, berawal saat korban melihat sepeda motor Specy BK 6683 ZAC miliknya dipakai Dahlia Ritonga ke Pajak Kotapinang. Melihat itu, korban melaporkan kepada personel Reskrim Aiptu. A. Pane.

Selanjutnya Panit Reskrim Ipda Gesson Saragih bersama anggota mengecek laporan yang dimaksud dan ternyata benar bahwa sepeda motor milik korban berada di tangan Dahlia dan selanjutnya membawa Dahlia dan barang bukti ke Polsekta Kota Pinang guna
pengamanan dan pengembangan kasus penggelapan tersebut.

“Setelah dilakukan pengembangan dari hasil interogasi, Dahlia mengakui bahwa sepeda motor Specy itu milik abangnya bernama Tuah (45) yang dibeli Dispriandi Harahap (31) dan Syawaluddin Hasibuan (28),” beber Kapolsek.

Kemudian Panit Reskrim bersama anggota melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap kedua tersangka. Namun, kedua pelaku mengakui mendapatkan sepeda motor tersebut dari MRA alias Rifin. Akan tetapi, saat petugas mengamankan pelaku dari sebuah SPBU di kawasan Jalan Labuhan, Kota Pinang, pelaku mencoba melakukan perlawanan.

“Karena melakukan perlawanan, tim terpaksa menembak pelaku dan langsung diboyong ke Mako Polsek,” tandasnya. [Compenk]

TINGGALKAN KOMENTAR