Melancong ke Tuapeijat Pulau Paling Barat Indonesia

0
Pantai Mapadeggat di Tuapeijat, Mentawai, Sumatra Barat. | Febrianti /Beritagar.id

Infosumutnews.com – Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat terletak di bagian paling barat Indonesia. Kepulauan ini adalah rangkaian pulau-pulau kecil yang memanjang di sebelah barat Pulau Sumatra. Berjarak 85 kilometer hingga 135 kilometer dari garis pantai Sumatra.

BACA JUGA : Anda Pecinta Alam? 4 Aplikasi Ini Harus Kamu Miliki di Smartphonemu!

Dalam rangkaian gugusan pulau tersebut terdapat 107 pulau kecil dengan empat pulau utama yang berpenghuni, yaitu Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara, dan Pulau Pagai Selatan.

Ombak-ombak di Mentawai adalah salah satu ombak terbaik di dunia. Terdapat 73 titik selancar yang tersebar di seluruh kepulauan.

Setiap tahun Mentawai dikunjungi lebih tujuh ribu peselancar dari berbagai negara seperti Australia, Brasil, Amerika Serikat, Jepang, dan Spanyol. Musim ombak dimulai Maret hingga Desember, dan puncak musim ombak pada Agustus hingga November.

Kepulauan Mentawai menawarkan pantai-pantai yang alami, dipenuhi rimbunan pohon kelapa dengan pasir yang putih dikelilingi laut yang biru kehijauan. Semua keindahan ini bisa dinikmati di pulau-pulau terdepan di Samudera Hindia.

Jika Anda baru pertama kali ke Mentawai, cobalah datang ke Tuapeijat, Pulau Sipora ibu kota Kabupaten Kepulauan Mentawai. Transportasi kapal lebih lancar, ada kapal cepat sebanyak empat kali dalam seminggu yang melayani rute Padang-Tuapeijat.

Ada beberapa pilihan tempat wisata pantai yang menarik yang mudah dijangkau di Tuapeijat.

Pantai Jati

Penanda titik 0 kilometer di Tuapeijat adalah Dermaga Tuapeijat. Pantai ini hanya berjarak 700 meter dari Dermaga Tuapeijat. Bisa jalan kaki atau dengan ojek. Pantai jati berpasir putih, tempat wisata warga setempat. Setiap sore banyak warga yang memanfaatkan pantai ini untuk tempat berenang atau kongko di warung-warung minum kopi sambil menunggu matahari terbenam.

Pantai Mapadeggat

Pantai Mapadeggat terletak bersebelahan dengan Pantai Jati. Jaraknya sekitar lima kilometer. Pantai ini lebih alami lagi, karena jauh dari pemukiman.

Pasirnya putih, dengan barisan pohon kelapa. Pantainya juga panjang dan ombaknya sangat bagus untuk belajar selancar. Untuk berenang juga masih aman, karena ombaknya tidak begitu besar.

Salah satu ombak selancar yang terkenal ada di Pantai Mapadeggat yaitu ombak Telescope, ombaknya bulat dan panjang seperti teleskop. Ini ada diujung pantai, banyak peselancar yang datang memburu ombak Telescope ini. Untuk ke pantai Anda bisa menyewa ojek.

Pulau Umat Siteu

Tak Jauh dari Dermaga ada Pulau Umat Siteu yang rimbun dengan tumbuhan bakau. Anda bisa menyewa perahu dari dermaga menuju Pulau Umit Siteu, hanya butuh waktu lima menit.

Keunikan Pulau Umat Siteu ada pada labirin bakau yang tumbuh berkelompok seperti pulau-pulau kecil. Airnya juga sangat jernih, berwarna hijau muda dengan terumbu karang otak di bawahnya.

Di sini pengunjung bisa berenang, karena air lautnya sangat tenang, juga berkeliling dengan perahu menikmati kehijauan bakau.

Pulau Awera

Dari Pulau Umat Siteu lanjutkan perjalanan ke Pulau Awera, sekitar 15 menit dengan perahu. Pulau Awera cukup luas. Di Pulau Awera terdapat beberapa resor yang sering jadi pilihan akomodasi wisatawan asing.

Masih banyak bagian pulau yang indah yang berpasir putih dan air lautnya biru kehijauan sangat jernih. Bahkan ada bagian pantai di Pulau Awera menjelma menjadi pulau pasir saat air sedang pasang. Banyak burung-burung yang terlihat mencari ikan di saat air laut sedang pasang di pulau pasir ini.

Di pulau ini airnya cukup tenang, pengunjung bisa berenang, snorkeling dan diving menikmati keindahan bawah laut dan menyaksikan bermacam-macam jenis ikan dan karang.

Sore hari jangan buru-buru pergi. Nikmati dulu indahnya matahari terbenam. Di depan Pulau Awera terdapat dua pulau lain, yaitu Pulau Simakakang dan Pulau Siburu

Untuk penyuka selancar, di depan pulau-pulau kecil ini juga ada spot-spot ombak terbaik di antaranya Iceland, Bintang, Scarecro.

Untuk mengunjungi Tuapeijat, Anda bisa memulai perjalanan dari Padang. Ada kapal cepat Mentawai Fast ke Tuapeijat di Pelabuhan Muaro Padang.

Jadwal kapal cepat ini empat kali seminggu, Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. Berangkat pukul 06.00 WIB dan pada hari Senin kembali lagi ke Padang pukul 15.00 WIB. Sedangkan pada Rabu, Jumat dan Minggu berangkat dari Padang pukul 07.00 WIB dan kembali ke Padang pukul 15.00 WIB.

“Mentawai Fast” meluncur selama tiga setengah jam ke Tuapeijat. Harga tiket Rp250 ribu per orang.

Penginapan di Tuapeijat juga mudah didapat. Ada sembilan homestay dengan tarif mulai Rp150 ribu-Rp350 ribu per malam. Juga ada enam resor di pulau-pulau kecil di depan Tuapeijat.

Paket resor ini dibanderol sekitar Rp2,1 juta hingga Rp3,5 juta per malam, sudah termasuk makan dan diantar ke tempat selancar. Jika tak berniat selancar, pengunjung bisa sekadar berenang atau snorkeling di resor yang menjual ketenangan ini.

TINGGALKAN KOMENTAR