Kantongi 200 Poin, 15 Honorer K2 Pemkab Palas Lulus SKD

0
Kasi Pengadaan dan Pemberhentian, Yusnita Marito S.Sos

Infosumutnews.com, PALAS – Berdasarkan hasil seleksi CPNS dari jalur kategori honorer K2 di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Padang Lawas, hanya 15 orang yang memenuhi nilai kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan mengantongi 220 poin.

BACA JUGA : Ini yang Disampaikan AKP Mhd Basyir saat Maulid Nabi Muhammad di Ponpes Darul Falah

Informasi yang dihimpun dari pihak Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), tenaga honorer yang memenuhui ambang batas kumulatif akan dilakukan verifikasi validasi (Verval) untuk mengecek kelengkapan administrasi agar menjadi CPNS.

Kaban PPSDM Kabupaten Palas, Aslamiah S.Ag melalui Kasi Pengadaan dan Pemberhentian, Yusnita Marito S.Sos mengatakan, tenaga honorer K2 yang memenuhi syarat lulus SKD, tidak lagi mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), tetapi dilakukan verval.

“Kelima belas tenaga honorer ini sudah dapat dikatakan lulus untuk diangkat menjadi CPNS, asal ketentuan cek administrasi nantinya dinyatakan lengkap dan sesuai ketentuan,” terang Yusnita, Rabu (5/12/2018).

Dari 32 tenaga honorer yang mengikuti seleksi CPNS tahun 2018, hanya 15 orang yang berhasil lulus SKD, sedangkan 17 orang lagi sisanya dinyatakan tidak memenuhui syarat.

“Tenaga honorer yang 17 orang lagi harus legowo, karena tidak lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan tidak memenuhi nilai passing grade yang ditetapkan pemerintah sesuai Permenpan RB No 37 Tahun 2018,” jelasnya.

Ditanya tentang Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 tahun 2018. tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga honorer K2 bisa diangkat menjadi pegawai pemerintah

Demikian juga untuk tenaga non kategori berusia datas 35 tahun yang tidak lulus dalam tes CPNS bisa diangkat menjadi pegawai pemerintah

Yusnita menjelaskan, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis terkait PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga honorer K2 bisa diangkat menjadi pegawai pemerintah.

“Menunggu Peraturan dari Menteri dan Kepala BKN Pusat yang akan mengatur ketentuan teknis dari PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang tenaga honorer bisa diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” tandasnya. (Ibnu Nasution)

TINGGALKAN KOMENTAR